CATATAN
PERJALANAN RADIO DERMAGA FM (bagian 2)
NEKAD
BANGUN KANTOR RADIO:
Tanggal 10 Januari, dilakukan penancapan tiang dan
berkat oleh Pastor Gregorius Sabinus CP…Saya membuat kerangka dasar,
tiang-tiang dan tutup. Rencana awal, atap akan dicor, namun karena kalo dicor
perlu tenaga lain, tapi kalo pakai seng, saya bisa kerjakan sendiri. Tutup
tiang jenang dikunci menggunakan baot. kemudian dilakukan pengerjaan bagian
pertama: pemasangan batako oleh pak Samsi dkk untuk ruangan studio. Selebihnya
pemasangan Batako dibantu teman-teman
radio, Ika, Sanggau/Sance, Jul dibantu
Diki dan Anton, Nopi dan Monik, Rinto, Dessy, Elly, Andi. Juga Lisar, ponakan
Ika dari Mahap.
TRIMA
KASIH PADA TUHAN..
Saat saya menghadiri misa mingguan 22 Juli 2012, di
mana pastor berkotbah tentang RASA SYUKUR MANUSIA, saya berniat akan menuliskan
RASA SYUKUR ini pada dinding radio dalam bahasa Latin, atau Inggris. Gagasan
ini saya sampaikan pada istri saya saat kami makan di rumah. Istri saya
menyarankan tulisan dalam bahasa Indonesia saja. “Terima Kasih Kepada Tuhan, Atas
BerkatNya kepada Radio ini melalui Bupati Sekadau, Simon Petrus S.Sos, M.Si,
Tokoh masyarakat, Fans dan pendukung radio, semoga radio ini bisa berguna bagi
banyak orang.”
PINDAH
& SIARAN
1 JULI 2013
Tanggal 1 Juli dilakukan pemindahan Meteran PLN ke
tempat baru oleh pak Henry dan tenaga PKL dari PLN Sekadau, kemudian tanggal 8
Juli mulai siaran. Kegiatan siaran ini harus dimulai karena radio Dermaga
mendapat sumbangan “tenaga” baru dari SMK Negeri 1 Sintang yang
mengirimkan 4 siswi cantiknya untuk PKL/magang di
radio. (Erma, Tuti, Marta dan Sulis). Dengan masuknya tenaga PKL, Sdra Ema
untuk sementara off dulu siarannya. Anak-anak prakerin ini akan belajar sampai
25 Nopember 2013. Kehadiran anak-anak ini cukup membantu kelancaran kegiatan on air
radio. Selain dari siaran, mereka diberi kesempatan belajar meliput berita
bersama wartawan lainnya. Mereka dibekali dengan MP3 dan berangkat secara
bergiliran saat ada kegiatan pemerintah. Sulis berminat pada editing dan
wawncara, sementara Erma mempunyai bakat besar dalam bidang penyiaran. Dengan
kehadiran anak-anak prakerin ini, kegiatan nonair 7 kali safari Ramadhan dilakukan oleh
anak-anak prakerin. Mulai safari dari Nanga Mahap dan ditutup, di desa Tanjung Sekadau Hilir.
PEMBAYARAN IJIN PRINSIP.
Pada tanggal 21 September 2013, radio ini mendapat
surat tagihan pembayaran IJIN PRINSIP. Artinya urusan administrasi ke lembaga
sudah diproses oleh Komita Penyiaran Indonesia, Kalbar. Tanggal 3 Oktober,
pembayaran ijin prinsip dilakukan melalui BRI Sekadau. Tanggal saya mendapat surat tembusan dari Komisi
Penyiaran Pusat bahwa IJIN PRINSIP RADIO DERMAGA sudah diterbitkan oleh Kominfo
Pusat. Tanggal 27 Nopember, IJIN PRINSIP ini akan diserahkan langsung oleh KPID
Kalbar ke Sekadau.
KERJASAMA 2013-2014:
Kantor Pelayanan dan Penyuluhan Perpajakan (KP2KP)
Akhir tahun 2012, disepakati oleh
Kantor Pelayanan dan Penyuluhan Perpajakan Kabupaten Sekadau untuk
memperpanjang kerja sama penyiaran sosialisasi Pajak melalui radio dengan 2
bentuk, dialog bulanan dan siaran Iklan Pajak dengan penambahan biaya on air
dari Rp. 500.000/bulan menjadi Rp.830.000. Sebenarnya sejak tahun 2011
ada penambahan biaya siaran melalui pak Anto atau pak Sidiq, tetapi tidak
rutin. Hal ini disetujui oleh Kepala Kantor KP2KP, yang baru menggantikan pak
Agung, yaitu pak Yusron.
.
KPUD dan SOSIALISASI PEMILU
2014
Saya mendapat info tentang seleksi anggota KPU Sekadau tahun 2013 dari Saban, menantu Pak
Alim-bu Siti bulan Februari 2013. Saya berinisiatif menghandle peluang ini
paling tidak bisa menambah pendapatan radio dari kegiatan publikasi. Melalui
internet saya mencari informasi terkini. Langkah pertama adalah mencari TIM
Seleksi KPU, tahap kedua, barulah Seleksi Anggota KPU. Saya kemudian
menyebarkan informasi ini melalui radio
dan dengan diam-diam saya dan pak Saban mencari orang dalam untuk tim ini. Saya
kontak bu Yusvia, namun berhalangan. Akhirnya pak Saban mengontak pa Locak di
Nanga Taman. Saya mengontak pak Losianus, Hartono dan Bartolomeus yang akhirnya
terpilih adalah Pak Losianus, Pak Locak dan pak Bartolomeus.Pertemuan internal
kami lakukan di kantor radio baru yang belum jadi. Sempat diundang dalam
pertemuan-pertemuan ini, Pak Bunsu, pak
Alim, pak Senen, Pak Welly dan beberapa tokoh masyarakat lainnya. Calon-calon anggota KPU pun banyak yang datang
berkonsultasi di radio baru ini. Pada tanggal 28 Maret 2013, saya mengundang
KPU untuk hadir dalam bedah info tentang DCS dan Persiapan Pemilu Legislatif
2014 yang dihadiri oleh Pak Marsel dan Haji Nonci. Berkaitan dengan pencalonan
KPU ini, saya dapat info dari [pak
Nonci,bahwa beliau tidak lagi mencalonkan diri. Pada bagian akhir proses
seleksi KPU ini, terpilih lah pak Marsel dan Saban. Selebihnya pak Mahmud yang menjadi ketua KPU, Nur
Ehwani dan pak Tohidin yang ditetapkan bulan Juni. Dari pak Marsel, saya dapat info bahwa ada
anggaran KPU untuk siaran sosialisasi pemilu 2014. Memang di awal
Februari 2013, saya sudah membuat proposal kegiatan sosialisasi via radio.
Tanggal 10 Juli, Ketua KPU bersama Saban, datang ke Radio menjelaskan program
KPU tahun 2013 dan 2014. Saya kemudian merekam ucapan selamat BERPUASA dan
selamat Idulfitri.
DISPENDA
Dinas Pendapatan Daerah, sudah menganggarkan biaya
siaran sosialisasi program sejak tahun 2010. Setelah Pembicaraan dengan Kepala
Dinas Pendapatan Daerah yang baru, pak Zakaria di ruang kerja Pak Wabup
Sekadau, tanggal 23 September 2013, DISPENDA akan menganggarkan program rutin
setiap bulan mulai tahun
2014 dengan PAGU dana Rp. 550.00/bulan. Hal ini sudah
ditindaklanjuti oleh staf Dispenda, pak Masra (saat bertemu dengan Pak Nico di
ruang kerjanya).
DINAS
KEHUTANAN:
Adalah
Pak Slamet selaku pejabat bidang kehutanan
yang sudah lama saya kenal,bersedia berbagi pengalaman dalam penyebaran
informasi kegiatan pemerintah dalam program kerja SKPD bidang Kehutanan pada
bulan Juni 2014. Lima bulan kemudian pak Ivan datang memberikan sosialisasi rencana penanam
pohon di Rawak bulan November 2013.
KPI
dan PELATIHAN MEDIA 19 – 23 Oktober
KPI Kalbar mengundang pengelola dan penyiar radio
untuk pelatihan media di hotel Kartika Pontianak. Setiap radio mengutus 1
orang, kecuali radio Dermaga Sekadau yang bisa melobi panitia untuk mendapat
jatah 2 orang di mana Ika hadir sebagai peserta khusus di sana, menggantikan
peserta dari Sanggau yang tidak hadir. Ika pergi bersama guru dari SMK Negri Sintang, mbak Sondak. Dengan pelatihan
ini, artinya radio Dermaga FM sudah diakui oleh KPI sebagai media siaran resmi
yang sedang mengurus ijin siaran. Tanggal 2-4 Desember, saya mengutus Sanggau
dan Ika untuk menghadiri pelatihan dari Kominfo Propinsi Kalbar.
RENCANA PELESTARIAN TRADISI LISAN
Tanggal 25 Oktober 2013, saya mengajak pak Drs. Batur,
siaran di radio dalam program bahasa daerah jam 17.00. Dalam perbincangan di
luar ruang siaran, pak Batur sangat mendukung program radio
yang sudah ada sejak tahun 2002 dengan mengumpulkan dan mendokumentasikan
tradisi lisan yang dibantu oleh Kedutaan Denmark. Pak Batur minta agar radio
membuat proposal program kerjasama kepada Kantor Arsip dan Dokumentasi. Dalam
siarannya, pak Batur sangat senang mendengarkan cerita singkat Ibu Utun tentang
Anjing dan Kucing yang selalu bermusuhan.
Melalui tanggapannya pak Batur berharap agar kita bisa sama-sama mengajak
anak-anak, kaum remaja dan kita sendiri agar bisa menulis cerita rakyat,
merekam lagu-lagu tradisional. Pemerintah sangat mendukung acara dan kegiatan
seperti ini. Itulah salah satu sebab keberadaan Kantor ARDA Kabupaten Sekadau.
Pak Batur akan berkordinasi dengan dinas terkait dan tahun 2014 akan menyurati
sekolah-sekolah untuk mensosialisasi rencana pelestarian tradisi lisan
ini. Rencana ini didukung oleh Drs,
Yohanes Jhon, Sekda Kabupaten Sekadau. Hal ini dikatakan kepada saya pada hari
selasa, tanggal 20 Nopember saat berbincang-bincang di rumahnya. Pak Sekda
sempat menyampaikan 3 cerita rakyat yang beliau ingat saat masih SD. Beliau
bahkan akan datang bercerita ke radio pada saat program ini dilakukan tahun
2014.
Dinas
Pertanian, Perikanan dan Peternakan:
Jumat, 7 Nopember 2013, Kepala Dinas Pertanian,
Perikanan dan Peternakan, Drs. Adrianto datang menghadiri acara dialog khusus
(talkshow) di radio Dermaga. Topik pembicaraan adalah seputar capaian
Distankanak selama tahun 2013. Dinas
Pertanian telah mengupayakan peningkatan pendapatan para petani dengan membuka
lahan-lahan sawah baru, intensifikasi pertanian. Selain itu, di bidang
perikanan, dinas ini telah membangun Balai Benih Ikan di wilayah Nanga Mahap.
Di bidang peternakan, telah dikembangan ternak babi di Desa Perongkan Sekadau
Hulu. Menurut pak Adrianto, yang menjadi tantangan dalam bidang pertanian ini
adalah pola pikir sebagian besar masyarakat. “Mereka lebih mudah memagar
tanaman daripada memagar ternaknya”. Inilah tantangan ke depan. Untuk itu Dinas ini setuju dengan rencana Radio Dermaga membuat program penyuluhan dan sharing
pengalaman para petani melalui program dialog bersama secara bulanan. Program
kerjasama ini sedianya akan diwujudkan tahun 2014 mendatang.
DINAS
KESEHATAN:
Dinas Kesehatan Kabupaten datang menghadiri undangan
talkshow. Hadir mewakili Kadis Kesehatan adalah pak Slamet, Kabid Penyakit
Menular. Dr.Wirdan selaku Kadis Kesehatan sangat mendukung program kesehatan on
air di radio agar masyarakat makin sadar akan pentingnya hidup sehat. Pak
Wirdan beberapa kali berkunjung ke radio.
BADAN
PENANGGULANGAN BENCANA
Tanggal 7 Nopember 2013, Radio Dermaga mengundang
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Sekadau, pak Ahmad Suryadi. Dalam
waktu 3o menit, pak Suryadi menyampaikan program dan ajakan pemerintah untuk
siap siaga menghadapi situasi di bulan Nopember dan Desember ini,
di mana curah hujan tinggi dan potensi angin kuat. Pak Suryadi menyambut baik,
bantuan radio yang turut menyebarluaskan persiapan pemerintah dalam
mengantisipasi bencana.
Wawancara
khusus dengan Pak Milton,
Kordinator Kapuas Raya, minggu 17
Nopember 2013. Bersama pak Subandrio, mantan ketua KPUD Sekadau, Boi Sandi, wartawan
media online Kompasiana, Minto, wartawan Borneo Tribune, berkunjung ke Sintang
untuk bertemu dengan kordinator Pemekaran Propinsi Kapuas Raya. Jam 9 pagi kami berangkat dari Sekadau, sekitar jam 12
baru tiba di Sintang kota, kemudian berbalik lagi ke simpang pandan untuk
mengikuti pak Milton yang sudah menunggu di simpang jalan baru menuju bandara
baru. Setelah berfoto bersama, kami menuju bandara Tebelian melalui Simpang
Pandan. Hampir satu jam lebih kami melihat persiapan pengerjaan bandara
Tebelian yang panjangnya 3 km. Dari bandara kami langsung kembali ke kota
Sintang dan mampir sebentar untuk makan siang di salah satu rumah makan yang
pemiliknya berasal dari Sekadau. Kemudian pak Milton mengajak kami rombongan
dari Sekadau meninjau stadion Baning, gedung pertunjukan kesenian yang terletak
di samping stadion. Selanjutnya Pak Milton mengajak kami melihat sasana tinju
yang letaknya tidak jauh dari stadion. Selanjutnya rombongan Sekadau diajak Pak Milton meninjau kompleks kantor
Gubernur dan rumah sakit rujukan yang terletak di jalan kelam km 3 berdekatan
dengan RRI. Bagian terakhir, kami meninjau asrama Yayasan Rukun Ayong Mualang
di Jerora. Dari Jerora kemudian rombongan Sekadau menuju pendopo Bupati
Sintang. Di rumah dinas ini saya mewancarai pak Milton sekitar 30 menit,
berkisar masalah persiapan Kapuas Raya yang sampai saat itu tinggal menunggu
Ampres. Pak Milton menjelaskan banyak hal yang berkaitan dengan perkembangan
ekonomi masyarakat, bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Bupati
Sekadau bertandang ke Radio Dermaga, 25 Nopember 2013:
Walau hujan deras turun di kota Sekadau Senin 25
Nopember, mulai jam 5 sore hingga jam 18.30….Bupati Sekadau menepati janjinya
untuk datang dan bertandang ke radio Dermaga. Hanya ditemani oleh supirnya
tanpa ajudan, Pak Simon berjuang ekstra naik ke puncak bukit studio radio
Dermaga. Kondisi jalan memang masih licin karena hujan terus mengguyur kota
Sekadau. Dengan rasa hormat yang mendalam, beliau disambut oleh crew radio,
fans, pendukung. Pada kesempatan langka tersebut, saya langsung menyampaikan
UCAPAN SELAMAT ULTAH KE 56 kepada pak Bupati (yang berulang tahun 18
Nopember). Kemudian seluruh hadirin
menyalami pak Bupati. Pak Bupati menyatakan terima kasih mendalam atas acara
yang digagas radio ini. Hadir dalam acara ini, pak Markus Aron Aput, Pak Apron, Camat Nanga Taman, Pak Arem, Thomas Bunsu,
Buloi, mahasiswa UT yang memberikan sumbangan tuk konsumsi, Sance, Piolinus,
semua anak magang, keluarga saya (istri dan 2 anak), keluarga besar pak
Dondong, juga pak Juluk. Dalam kesempatan tersebut, bupati menjelaskan program
pemerintah yang sudah dikembangkan selama ini untuk membantu perkembangan
masyarakat Kabupaten Sekadau. Pak Bupati juga menyampaikan bahwa pastinya nanti
radio ini (melalui pak NIco) akan minta dibuatkan jalan, juga minta tambahan
tower dan alat-alat lainnya. Ini semua akan direspon pemerintah dalam upaya
mendukung pembangunan.
HUTBUN dan HARI
PENANAMAN POHON NASIONAL
Hari
Penanaman Pohon Nasional di Kabupaten Sekadau, direncanakan akan dilaksanakan
hari kamis, 12 Desember 2013, bertempat di SMA Negeri 1 Rawak. Hal ini disampaikan oleh Dinas Kehutanan dan
Perkebunan Kabupaten Sekadau, yang diwakili oleh Pak Ivan dan Sitepu saat
berkunjung ke radio Dermaga dalam rangka sosialisasi acara melalui radio, kamis
5 Desember. Hari penanaman
pohon nasional ini dilaksanakan di SMA Negeri Rawak berkaitan dengan gagasan
dan usulan anak-anak SMA tersebut untuk melestarikan pohon gaharu. Pohon ini
saat ini memang sedang booming. Industri bahan kosmetik ini memang menjanjikan.
Harga minyak hasil permentasi ini 1 liter
saja sudah puluhan juta rupiah. Tanaman ini berasal dari hutan local dan
cocok dikembang dan dibudidayakan. Pemerintah berpikir untuk mendatangkan mesin
pengolahnya. Dalam kesempatan ini, pak Ivan sempat bertanya kepada saya soal
program kehutanan ke depan. Ide saya adalah membuat pendampingan kepada masyarakat
untuk mencintai hutannya dengan cara turun kampong. Hanya saja perlu biaya dan
tenaga ekstra, dan hasilnya pun tidak
nampak nyata, sebab tujuannya adalah menanamkan semangat memiliki dan
menumbuhkembangkan pola pikir hutan ini milik anak cucu yang dititipkan pada
kita. Model ini disebut pendampingan, bukan pembinaan. Bisa kerjasama dengan
fihak lain juga. Peran kehutanan adalah fasilitator dan mediator. Juga mesti
didukung dengan media radio sebagai media pengingat atas apa yang mereka akan
dan mesti lakukan. Atas ide ini, pak
Ivan tampaknya menanggapi positif dan bisa
dikembangkan….
MANFAATKAN INTERNET….
Saya sering
mencari lembaga-lembaga yang mungkin bisa membantu dalam meningkatkan mutu dan
program siaran, terutama program GO GREEN Radio. Kegiatan Go Green Radio
mendapat respon positif dari pemerintah, melalui PU bagian Kebersihan, Kantor Lingkungan Hidup, dari Badan PM,
Kesatuan Bangda dan Pemdes dan dari PKK serta kecamatan Sekadau Hilir. Mulai
tahun 2014, saya mencoba melakukan pekerjaan khusus dengan para pemulung. Saya
bertekad mengorganisir pengolahan sampah menjadi hal yang berguna. Langkah
pertama adalah sosialisasi kebersihan kota Sekadau, sosialisasi pengumpulan
sampah basah dan kering. Kemudian ditindaklanjuti dengan pengolahan sampah…persoalannya
kami belum ada dana untuk membeli mesin pengolah sampah….melalui internet saya
menyebarkan info kegiatan go green radio dan mencari peluang bantuan kepada Kementrian Ristek, juga Kementrian
Kehutanan, Lingkungan Hidup. Pada tanggal 22 Desember 2013, saya mengirim email
kepada Ketua DPR RI untuk mengundang beliau datang ke Sekadau,. Pak Ketua DPR
ini dalam acara TV, mengatakan bahwa akan berkunjung ke semua Kabupaten kota di
Indonesia, dan ini merupakan program kerja beliau. Saya sampaikan juga tentang
program go green radio ini. Saya juga mengontak UNEP, badan PBB untuk
Lingkungan dan mendaftarkan diri sebagai anggota CIVIL SOCIETY MEMBERSHIP,
keanggotaan dalam jaringan hijau (tgl 6 Desember). Saya masih berusaha
mengontak Kedutaan Finlandia, Selandia Baru, Denmark, Korea Selatan.
SATU MUSUH
TERLALU BANYAK, SERIBU KAWAN TIDAK CUKUP….HIDUP BERAKAL, MATI BERIMAN…(H.Umar
Jaffar)
Falsafah hidup pak Haji Umar ini saya terapkan dalam mengurus
radio ini. Saya kira falsafah ini penuh makna dan bisa diuraikan secara
sosiologis, anthropologis..Pengalaman saya mengelola radio sejak tahun 1994
ini, menunjukkan bahwa tanpa teman/jaringan, media ini tak bisa berkembang,
mungkin bagai kerakap tumbuh di batu, hidup enggan, mati tak mau……Hasilnya: Pastor Paroki berkunjung
ke Radio Dermaga. Ini merupakan signal bahwa apa yang radio lakukan selama ini
mendapat support dari Pastor Paroki.Pastor Kris cukup antusias saat gagasan
pertemuan para dukun Sekabupaten Sekadau akan menjadi kegiatan Radio berikutnya
dalam upaya melestarikan budaya dan kearifan lokal masyarakat ada. Pastor juga
memberikan tanggapan posistif tentang segala upaya saya dan teman-teman
menghidupkan Radio. “Saya tahu bahwa Jaringan atau network yang menjadi
kekuatan pak Nico dalam memanage radio ini.Ini akan berhasil. Pak Nico punya
kemampuan itu”
KEGIATAN
AKHIR TAHUN 2013
Kegiatan
awal desember adalah liputan safari Natal pemda Sekadau. Safari yang diikuti di
Kecamatan Nanga Mahap, Nanga Taman, Sekadau Hulu dan Sekadau Hilir. Seperti tahun-tahun sebelumnya, menyambut akhir tahun
2013, radio Dermaga jauh-jauh hari mengajak teman/mitra untuk mengucapkan salam
natal dan tahun baru melalui radio. Dengan berbekal MP3, radio merekam ucapan
selamat dari Muspida Kabupaten Sekadau,: Bupati Sekadau, Wakil Bupati, dan
Ketua DPD dan Sekda. Selain itu, radio juga menyiarkan ucapan selamat dari
Pastor Paroki Sekadau, Ketua Dharma Wanita, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua
Gabungan Organisasi Wanita, CU Lantang Tipo, Tanto Yakobus dan Welbertus
(Caleg). Untuk
perayaan Natal, crew radio membantu panitia perayaan Natal dengan menyuting
Video (juga tahun-tahun sebelumnya) dan merekam misa malam natal yang kemudian
disiarkan kembali pada tanggal 26 dan 27 Desember 2013.

