MEDIA HIBURAN, INFORMASI dan PENDIDIKAN DI KABUPATEN SEKADAU

Minggu, 12 April 2015

catatan radio bagian 2



CATATAN PERJALANAN RADIO DERMAGA FM (bagian 2)

NEKAD BANGUN KANTOR RADIO:
Tanggal 10 Januari, dilakukan penancapan tiang dan berkat oleh Pastor Gregorius Sabinus CP…Saya membuat kerangka dasar, tiang-tiang dan tutup. Rencana awal, atap akan dicor, namun karena kalo dicor perlu tenaga lain, tapi kalo pakai seng, saya bisa kerjakan sendiri. Tutup tiang jenang dikunci menggunakan baot. kemudian dilakukan pengerjaan bagian pertama: pemasangan batako oleh pak Samsi dkk untuk ruangan studio. Selebihnya pemasangan Batako dibantu  teman-teman radio, Ika, Sanggau/Sance, Jul  dibantu Diki dan Anton, Nopi dan Monik, Rinto, Dessy, Elly, Andi. Juga Lisar, ponakan Ika dari Mahap.

TRIMA KASIH PADA TUHAN..
Saat saya menghadiri misa mingguan 22 Juli 2012, di mana pastor berkotbah tentang RASA SYUKUR MANUSIA, saya berniat akan menuliskan RASA SYUKUR ini pada dinding radio dalam bahasa Latin, atau Inggris. Gagasan ini saya sampaikan pada istri saya saat kami makan di rumah. Istri saya menyarankan tulisan dalam bahasa Indonesia saja. “Terima Kasih Kepada Tuhan, Atas BerkatNya kepada Radio ini melalui Bupati Sekadau, Simon Petrus S.Sos, M.Si, Tokoh masyarakat, Fans dan pendukung radio, semoga radio ini bisa berguna bagi banyak orang.”

PINDAH & SIARAN 1 JULI 2013
Tanggal 1 Juli dilakukan pemindahan Meteran PLN ke tempat baru oleh pak Henry dan tenaga PKL dari PLN Sekadau, kemudian tanggal 8 Juli mulai siaran. Kegiatan siaran ini harus dimulai karena radio Dermaga mendapat sumbangan “tenaga” baru dari SMK Negeri 1 Sintang yang
mengirimkan 4 siswi cantiknya untuk PKL/magang di radio. (Erma, Tuti, Marta dan Sulis). Dengan masuknya tenaga PKL, Sdra Ema untuk sementara off dulu siarannya. Anak-anak prakerin ini akan belajar sampai 25 Nopember 2013.  Kehadiran anak-anak ini cukup membantu kelancaran kegiatan on air radio. Selain dari siaran, mereka diberi kesempatan belajar meliput berita bersama wartawan lainnya. Mereka dibekali dengan MP3 dan berangkat secara bergiliran saat ada kegiatan pemerintah. Sulis berminat pada editing dan wawncara, sementara Erma mempunyai bakat besar dalam bidang penyiaran. Dengan kehadiran anak-anak prakerin ini, kegiatan nonair  7 kali safari Ramadhan dilakukan oleh anak-anak prakerin. Mulai safari dari Nanga Mahap dan ditutup, di desa  Tanjung Sekadau Hilir.

PEMBAYARAN IJIN PRINSIP.
Pada tanggal 21 September 2013, radio ini mendapat surat tagihan pembayaran IJIN PRINSIP. Artinya urusan administrasi ke lembaga sudah diproses oleh Komita Penyiaran Indonesia, Kalbar. Tanggal 3 Oktober, pembayaran ijin prinsip dilakukan melalui BRI Sekadau. Tanggal  saya mendapat surat tembusan dari Komisi Penyiaran Pusat bahwa IJIN PRINSIP RADIO DERMAGA sudah diterbitkan oleh Kominfo Pusat. Tanggal 27 Nopember, IJIN PRINSIP ini akan diserahkan langsung oleh KPID Kalbar ke Sekadau.

KERJASAMA 2013-2014:
Kantor Pelayanan dan Penyuluhan Perpajakan (KP2KP) Akhir tahun 2012, disepakati oleh Kantor Pelayanan dan Penyuluhan Perpajakan Kabupaten Sekadau untuk memperpanjang kerja sama penyiaran sosialisasi Pajak melalui radio dengan 2 bentuk, dialog bulanan dan siaran Iklan Pajak dengan penambahan biaya on air dari Rp. 500.000/bulan menjadi Rp.830.000. Sebenarnya sejak tahun  2011 ada penambahan biaya siaran melalui pak Anto atau pak Sidiq, tetapi tidak rutin. Hal ini disetujui oleh Kepala Kantor KP2KP, yang baru menggantikan pak Agung, yaitu pak Yusron.
. 
KPUD dan SOSIALISASI PEMILU 2014
Saya mendapat info tentang seleksi anggota KPU  Sekadau tahun 2013 dari Saban, menantu Pak Alim-bu Siti bulan Februari 2013. Saya berinisiatif menghandle peluang ini paling tidak bisa menambah pendapatan radio dari kegiatan publikasi. Melalui internet saya mencari informasi terkini. Langkah pertama adalah mencari TIM Seleksi KPU, tahap kedua, barulah Seleksi Anggota KPU. Saya kemudian menyebarkan informasi ini  melalui radio dan dengan diam-diam saya dan pak Saban mencari orang dalam untuk tim ini. Saya kontak bu Yusvia, namun berhalangan. Akhirnya pak Saban mengontak pa Locak di Nanga Taman. Saya mengontak pak Losianus, Hartono dan Bartolomeus yang akhirnya terpilih adalah Pak Losianus, Pak Locak dan pak Bartolomeus.Pertemuan internal kami lakukan di kantor radio baru yang belum jadi. Sempat diundang dalam pertemuan-pertemuan ini, Pak Bunsu,  pak Alim, pak Senen, Pak Welly dan beberapa tokoh masyarakat lainnya. Calon-calon anggota KPU pun banyak yang datang berkonsultasi di radio baru ini. Pada tanggal 28 Maret 2013, saya mengundang KPU untuk hadir dalam bedah info tentang DCS dan Persiapan Pemilu Legislatif 2014 yang dihadiri oleh Pak Marsel dan Haji Nonci. Berkaitan dengan pencalonan KPU ini, saya dapat info dari  [pak Nonci,bahwa beliau tidak lagi mencalonkan diri. Pada bagian akhir proses seleksi KPU ini, terpilih lah pak Marsel dan Saban. Selebihnya pak Mahmud yang menjadi ketua KPU,  Nur Ehwani dan pak Tohidin yang ditetapkan bulan Juni.  Dari pak Marsel, saya dapat info bahwa ada anggaran KPU untuk siaran sosialisasi pemilu 2014.  Memang di awal Februari 2013, saya sudah membuat proposal kegiatan sosialisasi via radio. Tanggal 10 Juli, Ketua KPU bersama Saban, datang ke Radio menjelaskan program KPU tahun 2013 dan 2014. Saya kemudian merekam ucapan selamat BERPUASA dan selamat Idulfitri.



DISPENDA
Dinas Pendapatan Daerah, sudah menganggarkan biaya siaran sosialisasi program sejak tahun 2010. Setelah Pembicaraan dengan Kepala Dinas Pendapatan Daerah yang baru, pak Zakaria di ruang kerja Pak Wabup Sekadau, tanggal 23 September 2013, DISPENDA akan menganggarkan program rutin setiap bulan mulai tahun
2014 dengan PAGU dana Rp. 550.00/bulan. Hal ini sudah ditindaklanjuti oleh staf Dispenda, pak Masra (saat bertemu dengan Pak Nico di ruang kerjanya).

DINAS KEHUTANAN:
Adalah Pak Slamet selaku pejabat bidang kehutanan  yang sudah lama saya kenal,bersedia berbagi pengalaman dalam penyebaran informasi kegiatan pemerintah dalam program kerja SKPD bidang Kehutanan pada bulan Juni 2014. Lima bulan kemudian pak Ivan  datang memberikan sosialisasi rencana penanam pohon di Rawak bulan November 2013.

KPI dan PELATIHAN MEDIA 19 – 23 Oktober
KPI Kalbar mengundang pengelola dan penyiar radio untuk pelatihan media di hotel Kartika Pontianak. Setiap radio mengutus 1 orang, kecuali radio Dermaga Sekadau yang bisa melobi panitia untuk mendapat jatah 2 orang di mana Ika hadir sebagai peserta khusus di sana, menggantikan peserta dari Sanggau yang tidak hadir. Ika pergi bersama guru dari SMK Negri Sintang, mbak Sondak. Dengan pelatihan ini, artinya radio Dermaga FM sudah diakui oleh KPI sebagai media siaran resmi yang sedang mengurus ijin siaran. Tanggal 2-4 Desember, saya mengutus Sanggau dan Ika untuk menghadiri pelatihan dari Kominfo Propinsi Kalbar.

RENCANA PELESTARIAN TRADISI LISAN
Tanggal 25 Oktober 2013, saya mengajak pak Drs. Batur, siaran di radio dalam program bahasa daerah jam 17.00. Dalam perbincangan di luar  ruang siaran, pak Batur sangat mendukung program radio yang sudah ada sejak tahun 2002 dengan mengumpulkan dan mendokumentasikan tradisi lisan yang dibantu oleh Kedutaan Denmark. Pak Batur minta agar radio membuat proposal program kerjasama kepada Kantor Arsip dan Dokumentasi. Dalam siarannya, pak Batur sangat senang mendengarkan cerita singkat Ibu Utun tentang Anjing dan Kucing yang selalu  bermusuhan. Melalui tanggapannya pak Batur berharap agar kita bisa sama-sama mengajak anak-anak, kaum remaja dan kita sendiri agar bisa menulis cerita rakyat, merekam lagu-lagu tradisional. Pemerintah sangat mendukung acara dan kegiatan seperti ini. Itulah salah satu sebab keberadaan Kantor ARDA Kabupaten Sekadau. Pak Batur akan berkordinasi dengan dinas terkait dan tahun 2014 akan menyurati sekolah-sekolah untuk mensosialisasi rencana pelestarian tradisi lisan ini.  Rencana ini didukung oleh Drs, Yohanes Jhon, Sekda Kabupaten Sekadau. Hal ini dikatakan kepada saya pada hari selasa, tanggal 20 Nopember saat berbincang-bincang di rumahnya. Pak Sekda sempat menyampaikan 3 cerita rakyat yang beliau ingat saat masih SD. Beliau bahkan akan datang bercerita ke radio pada saat program ini dilakukan tahun 2014.

Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan:
Jumat, 7 Nopember 2013, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan, Drs. Adrianto datang menghadiri acara dialog khusus (talkshow) di radio Dermaga. Topik pembicaraan adalah seputar capaian Distankanak selama tahun 2013.  Dinas Pertanian telah mengupayakan peningkatan pendapatan para petani dengan membuka lahan-lahan sawah baru, intensifikasi pertanian. Selain itu, di bidang perikanan, dinas ini telah membangun Balai Benih Ikan di wilayah Nanga Mahap. Di bidang peternakan, telah dikembangan ternak babi di Desa Perongkan Sekadau Hulu. Menurut pak Adrianto, yang menjadi tantangan dalam bidang pertanian ini adalah pola pikir  sebagian besar masyarakat. “Mereka lebih mudah memagar tanaman daripada memagar ternaknya”. Inilah tantangan ke depan. Untuk  itu Dinas ini setuju dengan rencana  Radio Dermaga membuat program penyuluhan dan sharing pengalaman para petani melalui program dialog bersama secara bulanan. Program kerjasama ini sedianya akan diwujudkan tahun 2014 mendatang.

DINAS KESEHATAN:
Dinas Kesehatan Kabupaten datang menghadiri undangan talkshow. Hadir mewakili Kadis Kesehatan adalah pak Slamet, Kabid Penyakit Menular. Dr.Wirdan selaku Kadis Kesehatan sangat mendukung program kesehatan on air di radio agar masyarakat makin sadar akan pentingnya hidup sehat. Pak Wirdan beberapa kali berkunjung ke radio.

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA
Tanggal 7 Nopember 2013, Radio Dermaga mengundang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Sekadau, pak Ahmad Suryadi. Dalam waktu 3o menit, pak Suryadi menyampaikan program dan ajakan pemerintah untuk siap siaga  menghadapi situasi di bulan Nopember dan Desember ini, di mana curah hujan tinggi dan potensi angin kuat. Pak Suryadi menyambut baik, bantuan radio yang turut menyebarluaskan persiapan pemerintah dalam mengantisipasi bencana.

Wawancara khusus dengan Pak Milton, Kordinator Kapuas  Raya, minggu 17 Nopember 2013. Bersama pak Subandrio, mantan ketua KPUD Sekadau, Boi Sandi, wartawan media online Kompasiana, Minto, wartawan Borneo Tribune, berkunjung ke Sintang untuk bertemu dengan kordinator Pemekaran Propinsi Kapuas Raya. Jam 9 pagi  kami berangkat dari Sekadau, sekitar jam 12 baru tiba di Sintang kota, kemudian berbalik lagi ke simpang pandan untuk mengikuti pak Milton yang sudah menunggu di simpang jalan baru menuju bandara baru. Setelah berfoto bersama, kami menuju bandara Tebelian melalui Simpang Pandan. Hampir satu jam lebih kami melihat persiapan pengerjaan bandara Tebelian yang panjangnya 3 km. Dari bandara kami langsung kembali ke kota Sintang dan mampir sebentar untuk makan siang di salah satu rumah makan yang pemiliknya berasal dari Sekadau. Kemudian pak Milton mengajak kami rombongan dari Sekadau meninjau stadion Baning, gedung pertunjukan kesenian yang terletak di samping stadion. Selanjutnya Pak Milton mengajak kami melihat sasana tinju yang letaknya tidak jauh dari stadion. Selanjutnya rombongan Sekadau  diajak Pak Milton meninjau kompleks kantor Gubernur dan rumah sakit rujukan yang terletak di jalan kelam km 3 berdekatan dengan RRI. Bagian terakhir, kami meninjau asrama Yayasan Rukun Ayong Mualang di Jerora. Dari Jerora kemudian rombongan Sekadau menuju pendopo Bupati Sintang. Di rumah dinas ini saya mewancarai pak Milton sekitar 30 menit, berkisar masalah persiapan Kapuas Raya yang sampai saat itu tinggal menunggu Ampres. Pak Milton menjelaskan banyak hal yang berkaitan dengan perkembangan ekonomi masyarakat, bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati Sekadau bertandang ke Radio Dermaga, 25 Nopember 2013:
Walau hujan deras turun di kota Sekadau Senin 25 Nopember, mulai jam 5 sore hingga jam 18.30….Bupati Sekadau menepati janjinya untuk datang dan bertandang ke radio Dermaga. Hanya ditemani oleh supirnya tanpa ajudan, Pak Simon berjuang ekstra naik ke puncak bukit studio radio Dermaga. Kondisi jalan memang masih licin karena hujan terus mengguyur kota Sekadau. Dengan rasa hormat yang mendalam, beliau disambut oleh crew radio, fans, pendukung. Pada kesempatan langka tersebut, saya langsung menyampaikan UCAPAN SELAMAT ULTAH KE 56 kepada pak Bupati (yang berulang tahun 18 Nopember).  Kemudian seluruh hadirin menyalami pak Bupati. Pak Bupati menyatakan terima kasih mendalam atas acara yang digagas radio ini. Hadir dalam acara ini, pak Markus Aron Aput, Pak Apron,  Camat Nanga Taman, Pak Arem, Thomas Bunsu, Buloi, mahasiswa UT yang memberikan sumbangan tuk konsumsi, Sance, Piolinus, semua anak magang, keluarga saya (istri dan 2 anak), keluarga besar pak Dondong, juga pak Juluk. Dalam kesempatan tersebut, bupati menjelaskan program pemerintah yang sudah dikembangkan selama ini untuk membantu perkembangan masyarakat Kabupaten Sekadau. Pak Bupati juga menyampaikan bahwa pastinya nanti radio ini (melalui pak NIco) akan minta dibuatkan jalan, juga minta tambahan tower dan alat-alat lainnya. Ini semua akan direspon pemerintah dalam upaya mendukung pembangunan.
 HUTBUN dan HARI PENANAMAN POHON NASIONAL
Hari Penanaman Pohon Nasional di Kabupaten Sekadau, direncanakan akan dilaksanakan hari kamis, 12 Desember 2013, bertempat di SMA Negeri 1 Rawak.  Hal ini disampaikan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sekadau, yang diwakili oleh Pak Ivan dan Sitepu saat berkunjung ke radio Dermaga dalam rangka sosialisasi acara melalui radio, kamis 5 Desember. Hari penanaman pohon nasional ini dilaksanakan di SMA Negeri Rawak berkaitan dengan gagasan dan usulan anak-anak SMA tersebut untuk melestarikan pohon gaharu. Pohon ini saat ini memang sedang booming. Industri bahan kosmetik ini memang menjanjikan. Harga minyak hasil permentasi ini 1 liter  saja sudah puluhan juta rupiah. Tanaman ini berasal dari hutan local dan cocok dikembang dan dibudidayakan. Pemerintah berpikir untuk mendatangkan mesin pengolahnya. Dalam kesempatan ini, pak Ivan sempat bertanya kepada saya soal program kehutanan ke depan. Ide saya adalah membuat pendampingan kepada masyarakat untuk mencintai hutannya dengan cara turun kampong. Hanya saja perlu biaya dan tenaga ekstra, dan hasilnya pun  tidak nampak nyata, sebab tujuannya adalah menanamkan semangat memiliki dan menumbuhkembangkan pola pikir hutan ini milik anak cucu yang dititipkan pada kita. Model ini disebut pendampingan, bukan pembinaan. Bisa kerjasama dengan fihak lain juga. Peran kehutanan adalah fasilitator dan mediator. Juga mesti didukung dengan media radio sebagai media pengingat atas apa yang mereka akan dan mesti lakukan.  Atas ide ini, pak Ivan tampaknya menanggapi positif dan bisa  dikembangkan….

MANFAATKAN INTERNET….
Saya sering mencari lembaga-lembaga yang mungkin bisa membantu dalam meningkatkan mutu dan program siaran, terutama program GO GREEN Radio. Kegiatan Go Green Radio mendapat respon positif dari pemerintah, melalui PU bagian Kebersihan,  Kantor Lingkungan Hidup, dari Badan PM, Kesatuan Bangda dan Pemdes dan dari PKK serta kecamatan Sekadau Hilir. Mulai tahun 2014, saya mencoba melakukan pekerjaan khusus dengan para pemulung. Saya bertekad mengorganisir pengolahan sampah menjadi hal yang berguna. Langkah pertama adalah sosialisasi kebersihan kota Sekadau, sosialisasi pengumpulan sampah basah dan kering. Kemudian ditindaklanjuti dengan pengolahan sampah…persoalannya kami belum ada dana untuk membeli mesin pengolah sampah….melalui internet saya menyebarkan info kegiatan go green radio dan mencari peluang bantuan  kepada Kementrian Ristek, juga Kementrian Kehutanan, Lingkungan Hidup. Pada tanggal 22 Desember 2013, saya mengirim email kepada Ketua DPR RI untuk mengundang beliau datang ke Sekadau,. Pak Ketua DPR ini dalam acara TV, mengatakan bahwa akan berkunjung ke semua Kabupaten kota di Indonesia, dan ini merupakan program kerja beliau. Saya sampaikan juga tentang program go green radio ini. Saya juga mengontak UNEP, badan PBB untuk Lingkungan dan mendaftarkan diri sebagai anggota CIVIL SOCIETY MEMBERSHIP, keanggotaan dalam jaringan hijau (tgl 6 Desember). Saya masih berusaha mengontak Kedutaan Finlandia, Selandia Baru, Denmark, Korea Selatan.

SATU MUSUH TERLALU BANYAK, SERIBU KAWAN TIDAK CUKUP….HIDUP BERAKAL, MATI BERIMAN…(H.Umar Jaffar)
Falsafah hidup pak  Haji Umar ini saya terapkan dalam mengurus radio ini. Saya kira falsafah ini penuh makna dan bisa diuraikan secara sosiologis, anthropologis..Pengalaman saya mengelola radio sejak tahun 1994 ini, menunjukkan bahwa tanpa teman/jaringan, media ini tak bisa berkembang, mungkin bagai kerakap tumbuh di batu, hidup enggan, mati tak mau……Hasilnya: Pastor Paroki berkunjung ke Radio Dermaga. Ini merupakan signal bahwa apa yang radio lakukan selama ini mendapat support dari Pastor Paroki.Pastor Kris cukup antusias saat gagasan pertemuan para dukun Sekabupaten Sekadau akan menjadi kegiatan Radio berikutnya dalam upaya melestarikan budaya dan kearifan lokal masyarakat ada. Pastor juga memberikan tanggapan posistif tentang segala upaya saya dan teman-teman menghidupkan Radio. “Saya tahu bahwa Jaringan atau network yang menjadi kekuatan pak Nico dalam memanage radio ini.Ini akan berhasil. Pak Nico punya kemampuan itu”

KEGIATAN AKHIR TAHUN 2013
Kegiatan awal desember adalah liputan safari Natal pemda Sekadau. Safari yang diikuti di Kecamatan Nanga Mahap, Nanga Taman, Sekadau Hulu dan Sekadau Hilir.  Seperti tahun-tahun sebelumnya, menyambut akhir tahun 2013, radio Dermaga jauh-jauh hari mengajak teman/mitra untuk mengucapkan salam natal dan tahun baru melalui radio. Dengan berbekal MP3, radio merekam ucapan selamat dari Muspida Kabupaten Sekadau,: Bupati Sekadau, Wakil Bupati, dan Ketua DPD dan Sekda.  Selain itu, radio juga menyiarkan ucapan selamat dari Pastor Paroki Sekadau, Ketua Dharma Wanita, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, CU Lantang Tipo, Tanto Yakobus dan Welbertus (Caleg). Untuk perayaan Natal, crew radio membantu panitia perayaan Natal dengan menyuting Video (juga tahun-tahun sebelumnya) dan merekam misa malam natal yang kemudian disiarkan kembali pada tanggal 26 dan 27 Desember 2013.

Read More..

Ngobrol nyantai bersama Wakapolres Sekadau di UT


Read More..

CATATAN RADIOKU.....



CATATAN PERJALANAN RADIO DERMAGA 100,9 FM SEKADAU (Bagian3-selesai)

KONSERN TERHADAP KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT
Pergelaran/pertemuan Budaya dan kearifan local yang terlaksana tanggal  29 Januari 2014 membawa pesan dan makna tersendiri  bagi sejumlah warga Dayak di kota Sekadau. Paulus Keker,Dondong,Matius Mai, Sabinus, Abang Senen, Sebarudin, Thomas Bungsu, Arem, dll merasakan bahwa penggalian makna budaya dan kearifan lokal sangat baik bagi generasi mendatang. Adalah  Pastor Paroki, Pstr Kris, malah mendukung rencana pak Nico mengumpulkan para dukun di Kabupaten Sekadau. Hal ini dikatakan oleh Pastor (saat bertandang ke radio tanggal 10 Februari jam 16.30 s.d 18.00) menanggapi kegiatan radio bertemu dengan 3 dukun malam harinya. Pastor Paroki bertandang ke Radio 10 Februari 2014….Tanpa ada angin ribut, atau berita warung kopi, tiba-tiba saya dapat info dari bu ida (istri  Madi)  bahwa ada pastor paroki Sekadau di radio bersama pak Saban. Saya saat itu sedang berada di rumah, karena baru pulang dari rapat bersama Usaid Kinerja dan Dewan Pendidikan Kabupaten di ruang

rapat wakil Bupati Sekadau.Tidak lama berselang, mbak Ika datang ke radio dan berbincang-bincang dengan pastor, promosi tentang radio dan pembangunan gedung radio yang dikerjakan secara  swadaya (pak Nico, Ika n dkk). Dan sedikit bicara tentang kerja sama dengan pihak-pihak lain (termasuk Pemda). Menurut Ika, Pastor memuji karya dan kinerja  saya selama ini yang semuanya dikerjakan dengan modal, tenaga dan pikiran sendiri sehingga radio ini bisa survive bahkan saat ini menjalin kerjasama dengan berbagai pihak , pemerintah dan LSM luar negeri. Pastor Kris mendukung kegiatan radio dalam upaya pelestarian budaya dan kearifan local. Salah satu yang menarik Pastor adalah kegiatan pertemuan para dukun dalam kabupaten Sekadau dalam upaya mendokumentasikan pengobatan tradisional dan makna yang tersirat dalam setiap upacara pengobatan. Banyak hal yang sudah diprogram oleh radio untuk pelestarian budaya dan kearifan  local. Tahun 2009 lalu, didukung oleh Kedutaan Denmark, sudah direkam 50 buah lagu-lagu tradisional, 80 buah rekaman transkrip cerita rakyat Kalimantan. Untuk tahun 2014 ini sudah disusun rencana kerja seperti jadwal yang dilampirkan pada bagian akhir catatan ini. Pastor Kris cukup antusias saat gagasan pertemuan para dukun Sekabupaten Sekadau akan menjadi kegiatan Radio berikutnya dalam upaya melestarikan budaya dan kearifan lokal masyarakat ada. Pastor juga memberikan tanggapan posistif tentang segala upaya saya dan teman-teman menghidupkan Radio. “Saya tahu bahwa Jaringan atau network yang menjadi kekuatan pak Nico dalam memanage radio ini.Ini akan berhasil. Pak Nico punya kemampuan itu”

BERGABUNG DENGAN LPS-AIR USAID KINERJA 5 Februari  14
Rekomendasi  Saban 14 Januari via Deman di Pontianak  tuk LPSAir USAID KINERJA…Tanggal 5 malam harinya, saya bertemu dengan Aji dari LPPS-AIR Pontianak di hotel Vinca Borneo. Keesokan harinya, saya undang Aji dan temannya (Tony) ngopi di rumah saya sebelum kami ketemu Kasubag Humas di kantor Bupati. Sore harinya kami bertemu lagi di studio radio dan sempat  wawancara dengan pak Candra kordinator Usaid di radio Sekadau…tentang Program atau kegiatan yang sudah dan akan dilakukan untuk masyarakat Kabupaten Sekadau. Apa manfaat buat radio?   Tugas saya secara khusus mempublikasikan kegiatan Usaid Kinerja bidang Pendidikan dan Kesehatan. Saya kemudian membantu pendampingan Jurnalisme warga yang difasilitasi oleh LPS Air 2 Juli 2014. Setiap bulan saya bersama JW (Lindung, Ika, dkk) membuat berita mingguan yang dikirim ke web Matakalbar. Di jaringan  ini saya bertemu secara tak sengaja orang Usaid Jakarta, Pak Firmansah. Saya kenal dengan pak Firman saat di jaringan Radio Unesco tahun 1999-2002.  Manfaat positif buat radio adalah menjadi mitra publikasi dan menambah satu jaringan. Informasi dari para JW menjadi bahan berita yang disiarkan. Saat kunjungan Pak Firmansah ke Sekadau, 4 Nopember 2014 lalu, Pak Firman sempat bertandang dan siaran di radio. “Saya yakin Pak Nico bisa menggunakan medianya ini untuk pemberdayaan dan ini sudah terbukti manfaatnya bagi masyarakat”,  tutur pak Firman Radio merasa sangat beruntung, sekali mendayung 2-3 teluk terlangkaui..kata pepatah tua…dengan bergabung di Usaid Kinerja, maka pemberitaan radio makin diperbanyak..apa laagi focus Kinerja ini di bidang Kesehatan dan Pendidikan. Bidang Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan 3 puskesmas di Kecamatan, Sekadau Hilir, Rawak, Sungai Ayak. Di bidang Pendidikan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dengan 20 mitra Sekolah SD dan SMP di 4 kecamatan, Sei Ayak, Sekadau Hilir, Sekadau Hulu dan Nanga Taman. Saya masih harus menghidupkan JW yang sudah dibentuk bulan Mei 2012 lalu, dengan pelatihan penyegaran  JW dan harus menambah tenaga baru 5-10 orang dalam pelatihan. Pada akhirnya nanti paling banyak 5 orang tenaga aktif yang bersemangat 45, berjiwa relawan, dan siap menjadi aktivis. Pepatah mengatakan, siapkan panglima ulu balang, tahan pahat kelopak mata, tahan kacup bijik peler..
Mereka akan dilatih pada minggu pertama Mei nanti dan setiap JW yang aktif akan diberi alat perekam MP3. Para JW nanti akan diajak ke lapangan langsung membuat berita dan disiarkan di radio. Sudah ada Budi, Matea, Jine, Egen, Ronni, (ng taman),
Pertemuan Dukun I, 10 Februari 2014…
Sabinus, Dondong dan Utun, menjadi tim pertama yang masuk dalam klasifikasi dukun local pada pertemuan perdana para dukun di radio. Pak Sabinus bersama dua narasumber lainnya, lebih bercerita manfaat obat-obat tradisional dan local serta herbal berdasarkan pengalaman pribadi mereka saat sakit. Pengobatan nonmagic ini memang dilakukan oleh masyarakat Dayak pada masa lalu hingga masa kini. Hanya saja pelan tapi pasti, seiring dengan perkembangan jaman, pengobatan tradisional ini pasti akan berkurang dan bukan tidak mungkin bisa lenyap jika tidak ada usaha pihak tertentu untuk mendokumentasikannya, seperti yang dilakukan oleh radio Dermaga Sekadau. Salah satu contoh penggunaan obat tradisional untuk keperluan melahirkan di kampung, seperti yang diceritakan oleh …mamak Feronika Jine: “ …daun balek angin, daun kayu lari, sorai bunge, katabar,  rajangk ruai, kacomokng, Rajang gile, daun idup, amonkg buah, daun pemadam, daun sabang darah, daun mpangil, tarontakng langit, daun limau lipis, daun Rajang tilan, daun mpait, kontok empurok….” Atau pengobatan untuk orang yang “ketulangan” saat makan ikan…(kencokak tulang ikan)….sagarak pasang dilintang batang, irus panuju lalu, …lalu air yang sudah dibaca tadi diminum oleh si korban…
Melengkapi ide pertemuan para dukun sekabupaten Sekadau, saya mengusulkan pertunjukan ritual bedukun/live lengkap dengan pebayu dan rempahnya  dengan menggunakan ayunan kayu khas dukun. Namun ada yang khawatir kalau hal ini bisa menyebabkan …..alias mali…takut mengakibatkan…Namun jika kita bisa menyiapkan ritual adatnya lengkap, mungkin ini bisa saja dilakukan…tempat di radio, gantung di ruang depan….

Pertemuan Usaid-Kinerja-JW-Ketua Komisi C
Tanggal 5 Maret, jam 15.lewat, diadakan acara ngumpul sekaligus ngopi bersama dengan teman-teman yang pernah hadir pada pelatihan Jurnalisme Warga  30-31 Mei 2012 lalu, di antaranya Egen dan Ika. Roni, dari radio Komunitas Nanga Mahap bersama Agus. Selain itu hadir teman-teman Usaid Kinerja (pak Candra dan Bu Mila), serta Pak Albertus Pinus, Ketua Komisi C. Pak Pinus secara serius menanggapi informasi tingkat kematian ibu dan bayi baru lahir di Kecamatan Sekadau Hulu tahun 2013 lalu yang lebih tinggi, juga masalah detail standar puskesmas atau postu/polindes. Pak Pinus juga memberikan dukungan tentang rencana pelatihan JW  guna membantu penyampaian informasi kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Pak Candra menyampaikan rencana Usaid Kinerja untuk mendukung perbup KIBLA, peraturan tentang ibu melahirkan dan bayi baru lahir.

RENCANA KERJASAMA PENYIARAN SEKRETARIAT DPRD
Tanggal 2 Maret 2014, radio menulis surat untuk mendapatkan akses pemberitaan kegiatan para anggota DPRD...(copian)

NGUMPUL  makan bubur pedas.
Ide saya untuk ngumpul bareng para jurnalis akhirnya bisa terlaksana tanggal 26 Maret. Hadir Borneo Tribune, Rakyat Kalbar dan Jaka dari  Suara Pemred (calon Koran baru dari Pontianak) juga dari usaid, mbak Mila, Winda dan Pak David, pengganti pak Candra...tidak ada acara khusus, cuma makan bubur pedas buatan Tea dan Ika. Tujuan saya hanya promosikan radio Dermaga..


Bertandang ke PM KESBANG, DAN ide PAK APAI...
Saya merencanakan kegiatan dialog live bersama para. wartawan, tokoh masyarakat di radio. Rencana ini didukung oleh pak Anwar dalam kapasitas sebagai kabid komunikasi dan informasi saat saya berkunjung ke kantornya hari Rabu, 2 April. Siangnya saya bertandang ke kepala Badan PM Kesbang dan Pemdes, pak Bayu. Saya menawarkan ide untuk membuat program pemberdayaan masyarakat bersama multistake holder, termasuk radio. Backgroundnya adalah kondisi sosial masyarakat Kab,Sekadau  terutama di pedalaman, belum banyak berubah, babi masih dilepas, ladang dikandang/dipagar, MCK keluarga masih minim. Ini menunjukkan pemberdayaan masyarakat belum menunjukkan hasil yang pantas dibanggakan. Hal ini seharusnya menjadi perhatian banyak pihak, termasuk para anggota DPRD  yang sering reses. Saya kira para tokoh masyarakat level ini jarang menyinggung soal keberadaan WC di rumah-rumah dalam kampung, mungkin menganggap ternak lepas, tidak ada mck, adalah hal yang lumrah terjadi di kampung. Bahkan level seorang Caleg yang sedang berkampanye saja (di Mondi, dan di Sulang Betung di mana saya hadir pada tanggal 30-31 Maret),  tidak menyinggung soal yang saya sebutlkan tadi.   Bayu mengatakan  hal-hal  yang saya katakan tadi, membuatnya tersentak, karena selama ini jarang mendapat perhatian, padahal menyangkut hidup masyarakat sehari-hari. Tampaknya Pak Bayu tertarik dengan ide saya dan dan mungkin akan bekerjasama dengan radio untuk tahun mendatang guna menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memagar ternaknya dan membuat MCK di rumah masing-masing...Jika mereka sudah mulai sadar hidup sehat, maka hidup cerdas pasti menjadi pilihan mereka. Efeknya, jelas lebih mudah menumbuhkan partisipasinya dalam pembangunan. Untuk memperjelas dan mempersiapkan program ini, saya akan membuat program pemberdayaan multistake holder seperti  permintaan Pak Kadis Pendidikan tanggal 10 Februari lalu.

Bertemu Pak Apai. Siang harinya saya berkunjung ke rumah  Roni, di pal 4 jalan Sintang.,  bertemu pak Apai, bapak Roni dan Iwan Kaban Keuangan. Kami membicarakan tentang masa depan budaya Dayak yang jika tidak dipedulikan, maka dalam kurun waktu 20 tahun kedepan, budaya akan pudar dan lenyap. Pak Apai sangat mendukung apa yang radio lakukan selama ini tentang budaya daerah, music dan tradisional. Pak Apai sempat bercerita tentang Batu Lobor di tepian Sungai Sekayam (suara direkam dengan mp3). Hari sabtu 5 April, pak Apai berjanji akan hadir ke radio untuk memenuhi undangan  radio. Pak Apai juga berharap bisa bertemu dengan para tetua Dayak di radio, guna membicarakan ide saya tuk pemberdayaan masyarakat Adat oleh DAD dan stakeholder lainnya.

Ketua DAD Sekadau Hulu
5 April 2014, Pak Sebuden, Ketua DAD Sekadau Hulu bertandang juga ke radio. Pak Sebuden sangat mendukung program budaya sempat bersiaran selama 30 menit tentang budaya Taman...

15 April 2014: Tanggal 14 April saya dapat telpon dari Sekretaris Dinas Pertanian yang mengundang saya datang ke kantor esok harinya. Tujuannya membahas kerjasama bidang pertanian, perikanan dan peternakan.  Kami ngobrol di ruang Sekretaris Dinas, Pak Ir. Aswin Seragih, bersama pak Komoi selaku kabid pertanian dan Ir. Mardiana,  kabid peternakan. Acara ini akan dimulai bulan April ini. Mereka mendukung sepenuhnya program ini dan berharap di tahun 2015 bisa menggunakan media radio ini untuk membantu pemerintah. Tanggal 18 April, dibuat surat kerjasama IKLAN LAYANAN MASYARAKAT dengan Kepala UPTD SPAM dan mulai minggu ke-2 April sudah dibuat ILM dan disiarkan 5 kali sehari sampai Desember 2014.

Wabub menghadiri acara Budaya Lokal di Radio, 15 Mei 2014. Acara merupakan kegiatan rutin radio dalam upaya merekam dan mendokumentasi budaya, bekerjasama dengan Kantor Arsip, Perpustakaan  dan Dokumentasi. Hadir kepala Kantor Arsip, Bruno beserta istrinya, pak Thomas Bunsu, Thomas Di, Arem, Jamal, Jito dan istri, Kepala Bank DSM, bu Rianta, Sebarudin, dll. Pak Wabup secara tersirat meminta saya untuk membuat atau menelusuri sejarah Nyai Anta, mencatatnya, mempublikasikannya. Pak Bruno memberikan respon terhadap dokumentasi cerita Rakyat yang sudah saya buat tahun 2002. Pak Bruno akan membantu mencetak dengan terlebih dahulu menyempurnakannya.

Dialog dengan Distankanak Bidang Pertanian, 17 Mei 2014. Kegiatan ini merupakan kelanjutan kerjasama yang sudah disepakati sesuai dengan proposal tahun 2014. Karena anggaran untuk 1 tahun (12 bulan=12 kali) maka setiap bulan akan diadakan 2 kali acara.

Professor Timo, Dosen Universitas Helsingky Finlandia,13 Agustus 2014.Pak Timo beri saran untuk membuat profil orang kampung dan tokoh masyarakat, dan warga biasa...kemudian disiarkan di radio. Ini bisa mempengaruhi masyarakat,sebab tidak banyak orang bisa berbicara melalui media,atau tidak ada kesempatan banyak untuk itu.Radio menjadi pilihan.

Kunjungan LPS Air-Gagasan Radio Komunitas dan Radio Link. Tanggal 8 September 2014, Direktur Media LPS Air berkunjung ke Sekadau, Pak Jumadi,  menemui Fasda Media dan para JW. Pertemuan diadakan di Cafe Stroberry Sekadau,berlangsung jam19.00-21.00. Sebelumnya pakJumadi diajak ke Radio Dermaga. Dalam kesempatan bincang-bincang, pak Jumadi menawarkan gagasan Radio Komunitas untuk para JW bekerja sama dengan radio Dermaga, terutama untuk tempat dan sarana pendukung lainnya. Nanti pak  Jumadi akan membantu melobi lembaganya  untuk memberikan bantuan teknis dan peralatan. Ini bisa dijadikan sarana pelatihan pengembangan diri para JW untuk sebuah media alternatif.

Talkshow dengan Ketua DPRD
Tanggal 1 Oktober 2014 saya menemui Ketua DPRD sementara, Albertus Pinus, dan Sekwan dalam upaya penjajagan kerjasama dan mengundang Ketua DPRD untuk acara talkshow di Radio tanggal 3 Oktober 2014. Pak Ketua DPRD setuju dan menganjurkan kordinasi dengan Sekwan. Sekwan menawarkan kerjasama program siaran langsung untuk setiap sidang paripurna di DPRD. Tanggal 3 Oktober jam 14.00 Ketua DPRD menghadiri acara talkshow radio.Topiknya tentang gambaran kerja DPRD 2014-2019. Pak Ketua menyambut baik acara ini dan dianggap sebagai pemula yang baik untuk kerjasama ke depan.

Kunjungan Direktur LPS-Air Kalbar:
Gagasan ini kemudian disambut baik oleh Direktur LPS Air, Deman Huri yang datang ke Radio Dermaga pada tanggal 20 Oktober  2014, setelah kegiatan di Nanga Pinoh dalam pendirian radio Komunitas di sana. Sarana berupa pemancar sudah ada, hanya perlu sedikit perbaikan. Pak Deman setuju mendirikan radio Komunitas dengan peralatan yang sudah ada, ditambah dengan pengadaan mixer dan mikrophone serta laptop second untuk siaran. Pak Deman juga setuju membantu membelikan atau merakit alat RADIO LINK untuk siaran langsung di lapangan oleh teknisi LPS-Air, pak Gembong. Tanggal 22 Oktober Transmitter lama milik radio Dermaga dikirim ke Pontianak untuk diperbaiki.
KBR68H-PRNPM...
Hari Selasa, 5 Nopember, Mbah Priska dari PRMPN KBR68H Jakarta, datang ke Radio Dermaga dalam kaitan dengan rencana FGD evaluasi program Pilar Demokrasi KBR yang direlay oleh radio setiap malam selasa jam 20.00-21.00. FGD akan dilaksanakan tanggal12 Januari 2015 dimana akan diundang 16 pendengar Radio untuk evaluasi. Pada awal Desember 2014, dikirim 20 nama calon peserta evaluasi. Untuk keperluan tersebut dibuat MoU berupa kontrak kerjasama antara lembaga PRNPM dengan radio Dermaga. 
Kunjungan Senior Spesialist Media National Office Jakarta, 11 Nopember..Firmansyah, bersama Direktur LPS Air, Deman Huri, hari selasa berkunjung atau mampir ke Radio Dermaga dalam kaitan dengan kunjungan kerja meninjau progress para JW di kota Sekadau. Satu botol tuak dipersembahkan diminum  bersama menggunakan gelas bambu ukiran Nanga Mahap-dai kampung Setugal. Sebelumnyan di pagi hari sarapan bersama para JW di RM Pak De, lalu dilanjutkan ke Vinca Borneo. Disarankan oleh pak Firman agar JW dan Fasda Media untuk membuat forum yang nantinya bisa berapiliasi dengan Usaid atau LPS Air. Perjalanan dilanjutkan ke Melawi untuk pelatihan radio Komunitas. (Budi, Lindung dan Linus ikut dalam pelatihan tersebut). Hari kamis, 13 Nopember, saat bincang-bincang di radio sebelum kembali ke Pontianak, dibentuk Forum Jurnalis Peduli Pelayanan Publik Kabupaten Sekadau. Dalam kaitan dengan pendirian radio komunitas sebagai anak asuh Radio Dermaga, pak Deman setuju dengan pengadaan alat Radio Komunitas oleh Radio Dermaga, kemudian dibarter dengan alat RADIO LINK seharga sepuluhan juta rupiah oleh LPS Air. RTL lain untuk para JW dan Fasda Media adalah membuat Buletin Bersama bagi para JW dengan konten berita produk JW dan berita tentang pelayanan publik lainnya.

Perbaikan dan Penyempurnaan Transmitter Radio Sekadau.
Add caption
Tanggal 20-28 Nopember 2014, perbaikan radio dilakukan dengan penambahan tinggi Tower  dari 20 meter menjadi 40 m, serta pergantian konektor antena 4 bay oleh teknisi. Pemasangan kembali antena berhasil dengan tambahan power dari 150 watt-8 watt menjadi 380watt-1-2watt (REF). Sejak awal desember, siaran sudah berjalan normal.Dari sms pendengar di ketahui bahwa siaran radio sudah sampai ke  Desa Entebah, Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi. “Saya bisa dengar radio Sekadau sampai Nanga Taman melalui radio mobil saya”, ujar Pak Apronius, camat Nanga Taman. Saya sendiri sudah membuktikan jangkauan radio ini sampai ke Meragun dengan radio HP saya......(selesai...jumpa di catatan tahun 2015)
Read More..