4 RADIO di
Kalbar SIAP MENJADI PEWARTA PERUBAHAN IKLIM DI TAHUN 2013
Adalah US-aid Ifacs, sebuah
dukungan rakyat AS yang konsern akan isu lingkungan dan perubahan Iklim, yang
berinisiatif mengorganisir beberapa radio yang konsern akan pengembangan
kapasitas dan lingkungan. Ke-4 radio ini adalah Radio Manjing Tarah-Jelai
Hulu-Ketapang, Radio Suara Melawi-Nanga Pinoh, Radio Gema Solidaritas-Ketapang
dan Radio Dermaga Sekadau. Pengorganisasian ini dilaksanakan di Nang Pinoh,
23-24 Nopember lalu. Pada kesempatan tersebut, diberikan pelatihan kapasitas
building para crew radio untuk membuat sebuah program siaran yang bisa
mempengaruh pola pikir masyarakat untuk merespon isu-isu perubahan iklim. Ke-4
radio ini sudah siap menyiarkan berbagai informasi perubahan iklim.
Drs. Nico Bohot, pimpinan radio
DMD 100,9 FM yang juga koordinator radio jaringan pewarta perubahan iklim,
menyampaikan bahwa sebenarnya tugas penyampaian
isu-isu perubahan iklim ini adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen
masyarakat. Hanya saja media radio punya akses lebih cepat dan dekat dengan
masyarakat punya tanggung jawab lebih besar. Inisiatif dari US-aid Ifacs ini
seharusnya dilihat sebagai peluang memperkuat program siaran yang makin
menyentuh masyarakat. “Radio Dermaga FM
Sekadau sejak tahun 2007 telah membuat dan menyiarkan
program-program pro hutan dan budaya masyarakat adat. Dalam acara Gong
Masyarakat Adat yang hampir selalu diikuti lebih dari 20 an peserta, dilakukan diskusi
dan eksibisi budaya lokal dengan tujuan pelestarian hutan dan budaya. Lebih
dari 50 cerita rakyat sudah direkam dan ditranskrip, termasuk lagu dan musik
tradisional. Tahun 2013 ini kami sudah menyiapkan programnya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar